Posts

Showing posts with the label DPR

Yang Bisa Kita Harapkan Dari Kampanye

Image
Entah dengan kalian, namun mungkin saya termasuk orang yang sudah jengah melihat bagaimana politik dipraktekkan oleh politikus saat ini. Namun, kejengahan saya pun tidak serta merta membuat saya menjadi a politis, sebagaimana pandangan orang-orang cerdas yang memilih apatis setelah melihat politik sebagai realitas yang menimbulkan disonansi kognitif pada dirinya. Saya mungkin tidak secerdas mereka yang memilih skeptis karena menganggap bahwa politik masih merupakan sebuah jalan perjuangan yang bisa ditempuh dengan harapan-harapan yang baik. Saya cukup bosan melihat dagelan mereka. Model kampanye mereka, atau tingkah mereka yang memposisikan diri seolah-olah tuan. Belum lagi tingkah para wakil rakyat yang suka bolos dan tidur namun tertawa terbahak-bahak seolah itu bukan dosa dihadapan anak STM yang menjadikannya bahan stand up comedy. Beberapa hari yang lalu, saya berdiskusi singkat dengan kawan di sosial media. Bukan berdiskusi sebenarnya, lebih tepat kalau disebut sebag...

Redefinisi Untuk Meloloskan Diri (Ketika Wakil Rakyat Bukan Pejabat Negara)

Sejak semalam saya tergerak untuk menulis tentang tema ini. Penyebabnya karena di timeline sosmed saya sejak semalam berkeliaran link-link berita dari salah seorang Anggota DPRD DKI Jakarta yang menyatakan bahwa dirinya tidak wajib untuk melaporkan harta kekayaannya ke KPK, karena menurut beliau posisinya sebagai anggota DPRD tidak masuk dalam definisi pejabat negara sebagai pihak yang wajib melaporkan. Asumsinya, "Anggota DPRD bukan pejabat negara tapi wakil rakyat". Apesnya, yang mengangkat berita tersebut adalah media nasional legendaris, sehingga kemungkinan besar statement itu memang dikeluarkan oleh beliau yang terhormat. Menurut saya, ini merupakan statement yang cukup fenomenal dan "hampir cerdas". Ada aroma kepercayaan diri yang tinggi ketika beliau berusaha membedakan posisi Anggota DPRD sebagai wakil rakyat dari status pejabat Negara. Namun sangat disayangkan ketika statement itu keluar sebagai respon dari ditagihkannya kewajiban untuk melaporkan ha...