Pekerjaan Manusia
Saya mendapatkan pelajaran berharga hari ini. Ketika akhirnya saya sadar bahwa saya sepertinya harus bergerak menepi di tepi realitas sembari duduk dan mendefinisikan ulang pertentangan antara kutub kehidupan dan definisi saya sebagai manusia. Rutinitas telah membuat saya bergerak ke sebuah kuadran aktifitas yang hampir mutlak. Hampir menjadi definisi saya dalam melihat diri saya. Saya... hampir mendifinisikan diri sebagai apa yang saya kerjakan. Saya sadar, bahwa sebuah aktifitas yang dilakukan berulang-ulang mungkin saja akan membuat seseorang mendefinisikan dirinya dengan pengulangan-pengulangan tersebut. Yang bahkan bisa saja menjadi jawaban atas pertanyaan, bagaimana kehidupan seseorang akan berakhir. Namun ini bukan diskusi tentang kematian. Lebih daripada itu, saya berfikir bahwa kita yang selalu mendeklarasikan diri sebagai manusia seharusnya meninjau ulang setiap aktifitas. Apakah betul, kita sedang beraktifitas sebagai manusia, mesin atau seperti binatang?...